728x90 AdSpace

Breaking

[recentposts][ticker2]
3 Mei 2015

Tips Efektif Meredam Panas dengan Tanaman

Tips Membuat Hawa Adem di Rumah
Taman memiliki peran yang besar sekali dalam mengurangi panas pada hunian. Udara panas yang masuk ke dalam ruangan, dengan adanya taman tersebut bisa dihalau sehingga hawa ruangan tetap menjadi sejuk.

Perbandingan yang seharusnya antara bangunan dan area hijau adalah sebesar 60:40. Tetapi, tidak sedikit penghuni yang terpaksa tidak dapat menyediakan area khusus untuk taman di rumahnya belakang ini. Hal tersebut akan mengakibatkan udara panas merasuk ke rongga ruang dan udara panas menjadi lumrah dirasakan oleh penghuni.

Nah, berikut ini adalah tips membuat tanaman atau taman yang efektif untuk meredam panas di rumah dengan lahan terbatas.

Meletakkan Tanaman Dekat dengan Bukaan

Pilihlah tanaman yang memiliki daun cukup lebat dengan tinggi sejajar dengan jendela. Tinggi tanaman adalah sekira 90 cm hingga 180 cm untuk jendela di lantai bawah. Bila rumah Sobat bertingkat, maka kombinasikan 2 macam tanaman (yang rendah dan tanaman yang tinggi sekali) untuk diletakkan di dekat jendela.

Jika memakai tanaman yang tingginya kurang dari 90 cm, contohnya semak-semak, maka tidak akan dapat memblokir angin. Begitu juga halnya dengan pohon yang berdaun jarang-jarang, tanaman jenis ini tidak berfungsi secara optimal sebab sela-sela antardaun dapat meloloskan angin.

Tanaman merupakan penghalang yang tepat lantaran bisa menjadi pembelok angin supaya masuk ke rumah. Selain itu, daun-daun tanaman tersebut juga dapat mengurangi suhu panas yang dibawa oleh angin. Penempatan tanaman mesti berada di salah satu sisi agar dapat berfungsi sebagai pembelok angin. Penempatan tanaman ini harus hati-hati sebab bila salah akan menyebabkan terhambatnya aliran udara.

Meletakkan Tanaman di Dalam Ruang

Hal lain yang juga akan membantu penyegaran hawa dalam ruang adalah meletakkan tanaman di dalam ruang. Oksigen yang dihasilkan dari proses fotosintesis pada tanaman akan membuat ruangan menjadi terasa lebih sejuk pada saat siang hari.

Jenis-jenis tanaman yang cocok berada di dalam ruangan di antaranya adalah jenggot nabi, maranta, pakis emas, dan zebrina. Sebaiknya tanaman yang diletakkan di ruangan ini dikeluarkan setiap 2 atau 3 minggu sekali. Pasalnya, tanaman juga memerlukan udara yang segar. Letakkan tanaman ini pada tempat yang posisinya terkena sinar matahari.

Membuat Taman Atap

Taman atap bisa mengurangi panas radiasi sinar matahari yang berasal dari dinding bangunan. Pembangunan taman atap membutuhkan konstruksi atap dak yang kuat. Bila dibuat taman, kontruksi atap dak kelak tidak cuma menyangga beratnya sendiri, namun juga berat tanah, tanaman, air, dan penghuni tentunya. Selain itu, perhatikan pula utilitasnya supaya tidak terjadi masalah di kemudian hari kelak, seperti bocor dan lembap.

Tanaman yang sebaiknya dipilih adalah tanaman yang ringan, seperti rumput, semak belukar, dan tanaman yang tidak berbunga supaya tidak membuat beban berlebih pada atap. Tanaman yang cocok untuk taman di atas adalah tanaman yang berbatang lunak, seperti aracea, lili, rulea, pandan kuning, dan sambang darah. Penyiraman tanaman di atas ini harus dilakukan secara berkala karena tanaman ini terkena sinar matahari secara langsung dan tiupan angin yang lebih kencang.

Cara Efektif Meredam Panas di Rumah

Memanfaatkan Sudut Sempit

Sobat perlu mengorbankan salah satu ruangan yang ada di rumah jika benar-benar tidak ada lahan. Ruang yang bisa dipakai untuk dibuat taman adalah area dapur atau garasi. Taman yang berada dekat garasi atau dapur akan menyerap unsur karbon dari udara panas yang muncul oleh kegiatan di area tersebut.

Bila tidak ada lahan untuk taman, Sobat bisa membangun vertical garden atau taman vertikal pada dinding teras belakang. Taman vertikal ini dapat menjadi alternatif untuk lahan yang terbatas sebab Sobat bisa membangunnya di samping rumah, belakang, ataupun di bagian depan yang melekat di dinding pagar dan halaman depan.

Taman vertikal ini bisa menurunkan suhu pada interior disebabkan oleh sirkulasi udara yang mengalir lewat dedaunan dan celah batang-batang tanaman. Tanaman yang cocok untuk taman vertikal ini adalah tanaman yang tegap, berbunga, atau menjuntai, seperti lavender, kembang sepatu, kemuning, pakis, dan cendrawasih. Supaya proses fotosintesis bisa berjalan, tanaman tersebut tetap membutuhkan sinar matahari yang cukup.

Jika Sobat membuat taman vertikal di dalam rumah, maka Sobat mesti menyediakan sinar pengganti matahari, seperti lampu yang bisa menghangatkan tanaman. Di samping itu, sebaiknya tempatkan taman di bagian barat atau timur supaya bisa meredam sinar matahari langsung dan membuat hawa yang masuk lebih sejuk.
Tips Efektif Meredam Panas dengan Tanaman Reviewed by Munadi on Minggu, Mei 03, 2015 Rating: 5 Taman memiliki peran yang besar sekali dalam mengurangi panas pada hunian. Udara panas yang masuk ke dalam ruangan, dengan adanya taman ters...

[Sudut][carousel1]

Tidak ada komentar: