728x90 AdSpace

Breaking

[recentposts][ticker2]
21 Maret 2014

Penyebab dan Solusi Mengatasi Ruang Lembap

Kelembapan ruang yang ideal adalah berkisar antara 40% hingga 60% RH. RH merupakan singkatan dari relative humidity yaitu satuan dari alat untuk mengukur kelembapan udara yang disebut Hygrometer.

Nah, Anda tentu tidak menyukai ruang yang lembap karena bisa mengganggu kenyamanan saat digunakan. Ruang yang lembap menimbulkan hawa dingin dan pengap seolah tidak ada sirkulasi udara.

Ruang yang lembap ini dapat disebabkan oleh beberapa faktor. Kenali kondisinya agar dapat dicegah atau bila telah terlanjur, Anda dapat mempertimbangkan beberapa contoh kasus dan solusinya berikut ini.

Dinding Rembes

1. Dinding Luar Tidak Terlindungi

Dinding luar rumah yang tak terlindung teritisan atau tidak terhalang oleh bangunan lainnya dapat menjadi penyebab ruang yang lembap. Misalnya saja, rumah yang berada di samping tanah kosong bisa langsung terkena paparan hujan. Contoh lainnya adalah rumah bertingkat yang rumah di sebelahnya tidak bertingkat, hal ini membuat dinding menjadi terbuka.

Untuk mengatasi masalah ini, solusinya adalah dengan memberi waterproofing pada dinding luar. Waterproofing yang dipilih adalah berbahan polimer sebab lebih elastis ketimbang yang berbahan semen atau aspal.

Pengecatan waterproofing ini dilakukan 2 hingga 3 kali dengan arah yang berbeda, yakni secara vertikal dan horizontal agar terbentuk serat yang menutup rapat pori-pori dinding.

2. Dinding Kering Tidak Sempurna

Pengacian yang dilakukan ketika plester belum kering dengan sempurna, biasanya akan menimbulkan "ompol" pada dinding. Dinding tetap "ngompol" meskipun sudah dicat beberapa kali.

Penanggulangan masalah ini adalah mengerok acian atau bahkan plesterannya dahulu supaya bata di dalamnya bisa kering dengan sempurna, baru dicat. Lapiskan waterproofing terlebih dahulu sebelum dinding dicat bila perlu.

3. Sirkulasi Udara yang Buruk

Rumah yang sehat mempunyai jalur sirkulasi udara yang baik dengan bukaan yang cukup dan benar. Misalnya, bila terdapat jendela pada bagian depan rumah, maka letak void yang ideal adalah berada di bagian belakang rumah agar terjadi aliran udara.

Pintu dan jendela yang letaknya berhadap-hadapan pada sebuah ruang merupakan contoh posisi yang salah karena udara tidak bisa "berbelok". Posisi yang tepat adalah pintu dan jendela dibuat tidak sejajar atau saling bersilangan sehingga udara bisa "berbelok" dan mengalir mengisi ruangan.

4. Bersebelahan dengan Area Basah

Letak sebuah ruang kadang tidak terhindarkan untuk bersebelahan dengan area basah seperti kamar mandi atau dapur kotor. Sebelum dipasang keramik, dinding kamar mandi atau dapur ini harus dilapisi dulu dengan waterproofing agar dinding di ruang sebelahnya menjadi aman. Supaya kedap air, dinding ruang di sebelahnya juga perlu dilapis waterproofing.
Penyebab dan Solusi Mengatasi Ruang Lembap Reviewed by Munadi on Jumat, Maret 21, 2014 Rating: 5 Kelembapan ruang yang ideal adalah berkisar antara 40% hingga 60% RH. RH merupakan singkatan dari relative humidity yaitu satuan dari ala...

[Rumahsehat][carousel1]

Tidak ada komentar: