728x90 AdSpace

Breaking

[recentposts][ticker2]
12 Maret 2015

Cara Mengatasi Air yang Tidak Terserap ke Dalam Tanah

Cara Mengatasi Air yang Tidak Terserap ke Dalam TanahPeristiwa menyebalkan yang sering terjadi ketika hujan tiba adalah air menggenang dan becek di mana-mana. Air tersebut dapat menggenang di halaman dan taman di rumah. Tergenangnya air di 2 lokasi tersebut bisa mengurangi kelancaran sirkulasi.

Selain itu, air yang menggenang ini juga dapat memunculkan cipratan ke area di sekelilingnya, seperti lantai teras, pinggiran tembok, dan lain-lain. Kondisi seperti ini akan membuat area tersebut menjadi kotor.

Untuk mencegah tergenangnya air ini kita bisa memberikan penutup tanah supaya terlindung dari becek. Pada intinya, jangan biarkan permukaan halaman terhampar begitu saja tanpa dilapisi oleh penutup tanah. Hal lain yang perlu dilakukan adalah memadukan penutup keras dan penutup yang tetap memungkinkan terserapnya air ke dalam tanah.

Selain pencegahan, ada solusi darurat yang dapat kita lakukan untuk mengatasi air menggenang ini. Yang pertama adalah mengaplikasikan stepping stone sebagai batu pijakan sementara. Hal ini berguna supaya sirkulasi gerak kita tetap bisa dilakukan. Stepping stone ini diletakkan dengan jarak tertentu yang memperhitungkan kenyamanan untuk melangkah. Jarak antara batu yang satu dengan yang lainnya yaitu kira-kira 40 hingga 50 cm.

Cara lainnya yang bisa dilakukan sebagai langkah darurat untuk mengatasi air menggenang ini adalah dengan membuat parit atau selokan kecil. Caranya yakni dengan menggali tanah di area yang tergenang oleh air. Supaya aliran air mengalir dengan cepat, buat cerukan di area yang paling rendah dari taman. Parit yang dibuat ini berukuran lebar 30 sampai 50 cm dan jarak antarlubang adalah 50 hingga 100 cm.

Solusi darurat ke-tiga adalah dengan membuat lubang biopori. Lubang biopori merupakan lubang-lubang di tanah yang akan menyerap air dengan lebih cepat. Lubang biopori ini berdiameter 10 cm dan berkedalaman 40 - 100 cm. Buatlah beberapa lubang di area taman. Untuk membuat lubang biopori ini, kita dapat memakai alat khusus pembuat biopori yang dapat dibeli di pasaran. Selain itu, dapat pula menggunakan alat pembuat lubang lainnya.

Nah, berikut ini adalah langkah-langkah ideal untuk mengatasi air yang tidak terserap ke dalam tanah. Langkah pertama adalah membuat konstruksi perkerasan dengan taburan koral, khususnya di bagian pinggir-pinggir halaman yang berbatasan dengan area teras dan dinding rumah. Tujuannya adalah untuk menghindari cipratan yang dapat mengotori sekitarnya saat terkena hujan.

Lakukan langkah-langkah berikut agar penyerapan air tanah tetap berlangsung. Pertama, gali tanah sedalam 40 cm. Kemudian, isi dengan pasir pada lapisan yang paling bawah. Pada lapisan selanjutnya, isi dengan kerikil kasar, pasir lagi, ijuk, dan yang terakhir adalah koral putih.

Langkah berikutnya adalah menutup permukaan tanah dengan rumput atau tanaman penutup pengganti lainnya, misalnya kucai, krokot, atau bawang-bawangan. Yang perlu diperhatikan sebelum menanam adalah menggemburkan tanahnya terlebih dahulu. Baru setelah itu ditanam rumputnya.

Cara Mengatasi Air yang Tidak Terserap ke Dalam Tanah Reviewed by Munadi on Kamis, Maret 12, 2015 Rating: 5 Peristiwa menyebalkan yang sering terjadi ketika hujan tiba adalah air menggenang dan becek di mana-mana. Air tersebut dapat menggenang di h...

[Sudut][carousel1]

Tidak ada komentar: